3 Penyakit yang Ditandai Nyeri Otot

Nyeri otot yang umum terjadi pada setiap orang ternyata dapat menjadi pertanda penyakit lainnya, lho. Gangguan ini dapat menyebabkan perasaan kram dan kaku pada beberapa bagian tubuh. Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit ini, seperti benturan, cedera, atau aktivitas yang berat. Maka dari itu, kamu harus tahu penyakit apa saja yang terjadi dan menimbulkan nyeri otot. Berikut bahasan lengkapnya!

Nyeri Otot Sebagai Gejala dari Beberapa Penyakit

Nyeri otot dapat terjadi disebabkan adanya gangguan pada salah satu otot di tubuh. Istilah medis dari gangguan tersebut adalah myalgia. Nyeri otot sering dihubungkan dengan cedera atau penggunaan berlebihan pada suatu area tubuh. Kamu mungkin merasakan rasa sakit yang ringan hingga parah dan tubuh yang mengalaminya terasa lemah. Beberapa gejala lainnya saat mengalami nyeri otot adalah pembengkakan, kemerahan, hingga demam.

Selain itu, seseorang yang mengalami nyeri otot dapat menjadi gejala dari beberapa penyakit atau kondisi yang serius, seperti robekan atau infeksi otot yang parah. Maka dari itu, kamu harus mengetahui gangguan apa saja yang dapat menimbulkan gejala tersebut. Sehingga, diagnosis dari penyakit tersebut dapat dilakukan lebih cepat. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menimbulkan gejala nyeri otot:

1. Stres

Salah satu yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami nyeri otot adalah perasaan stres yang berlebih. Hal ini mampu menyebabkan otot menjadi tegang yang merupakan refleks tubuh untuk mencegah cedera dan nyeri. Saat seseorang mengalami stres yang kronis, otot dapat menegang dalam keadaan yang konstan, menimbulkan rasa nyeri dan sakit kepala, hingga rasa tidak nyaman pada bahu serta leher. Gangguan tersebut akan lebih baik saat stres telah teratasi.

2. Infeksi

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi juga dapat menimbulkan gejala nyeri otot saat terjadi. Berikut ini beberapa gangguan tersebut:

  • Infeksi saluran pernafasan: Seseorang yang mengidap infeksi pada area pernapasan disebabkan oleh virus, seperti pilek dan influenza dapat mengalami nyeri otot. Selain itu, gejala lainnya dari infeksi ini, yang juga termasuk demam, menggigil, sakit tenggorokan, sakit kepala, batuk, hidung tersumbat atau meler, dan tubuh yang kerap merasa lelah.
  • Malaria: Penyakit yang berpotensi menimbulkan gangguan serius hingga fatal ini ternyata juga dapat menimbulkan gejala nyeri otot. Bahkan, pengidapnya juga merasakan tubuh melemah secara keseluruhan disertai dengan demam, berkeringat, menggigil, sakit kepala, metabolisme darah yang tidak normal, dan pembesaran limfa juga hati.

3. Penyakit Autoimun

Seseorang juga dapat merasakan nyeri otot saat tubuh mengidap penyakit autoimun. Gangguan ini melibatkan sistem kekebalan tubuh yang tidak normal sehingga menyerang jaringan sendiri. Berikut ini beberapa gangguan yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada otot:

  • Lupus: Gangguan autoimun ini adalah salah satu penyakit yang dapat menimbulkan gejala nyeri otot pada hampir separuh bagian tubuh dari pengidapnya. Selain itu, penyakit ini dapat menimbulkan ruam bersisik pada wajah dan bagian tubuh lainya, bahkan dapat menimbulkan radang atau merusak jaringan ikat pada persendian, otot, hingga kulit. Penyebab utama rasa nyeri tersebut adalah peradangan yang timbul sebagai dampak dari sistem imun yang melakukan kesalahan.

Itulah beberapa penyakit yang dapat menimbulkan gejala berupa nyeri otot saat terjadi. Maka dari itu, jika kamu mengalami rasa tidak nyaman pada otot, terutama dalam waktu yang lama, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan. Semakin dini gangguan yang terjadi didiagnosis, semakin cepat penanganannya agar menghindari segala kemungkinan komplikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.